Category Archives: Dekorasi

2 Pertimbangan Utama Menetapkan Ukuran Ketebalan Railing Kaca pada Rumah Minimalis

 

Ukuran Ketebalan Railing Kaca pada Rumah Minimalis

Meskipun tidak semua, namun pada umumnya untuk rumah-rumah yang menganut konsep minimalis memperbanyak penggunaan kaca dalam arsitekturnya. Adaptasi kaca ini dapat berupa jendela yang besar dan lebar, pintu dengan kusen alumunium yang sederhana, atau pada beberapa rumah, adalah railing kaca yang digunakan sebagai dinding pelindung sekaligus unsur pokok yang memperkuat kesan elegan dan estetika sebuah rumah minimalis.

Rumah minimalis seperti yang dipahami bersama adalah sebuah rumah yang marak aplikasinya pada masa sekarang ini. rumah minimalis tidak dapat diartikan sebatas rumah sederhana semata. Benar bahwa sebuah konsep rumah minimalis mengedepankan prinsip yang simple, sederhana dan minimal, baik dalam bentuk desain, interior mau pun furniture. Namun demikian rumah minimalis juga tetap mengedepankan kesan elagan dan estetika. Dalam kalimat yang lebih pendek rumah minimalis adalah kombinasi antara kesederhanaan, estetika dan juga modernitas.

Untuk mendapat kesan tersebutlah kemudian, kaca mendapat banyak porsi dalam arsitektur rumah minimalis. Kaca dimanfaatkan pada banyak fungsi, baik untuk fungsi utama sebagai sumber masuknya pencahayaan, atau pun untuk fungsi yang lebih estetis semacam sekat pembatas ruangan, pagar dinding pada tepian tangga, tepian balkon atau yang lazim disebut dengan kaca railing.

Pada umumnya kaca yang digunakan sebagai railing adalah kaca dengan jenis tempered glass yang memang terbukti sangat kuat dan kokoh. Namun demikian, untuk diterapkan sebagai railing, kaca tempered harus memiliki ukuran ketebalan yang tepat. Tanpa perhitungan yang tepat untuk ketabalannya, berbagai skenario risiko yang tidak diinginkan dapat saja terjadi.

Ukuran Ketebalan Railing Kaca pada Rumah Minimalis

Lantas berapa centimeter atau milimeter sebenarnya ukuran ketebalan kaca railing yang tepat? Apa saja pertimbangan yang dapat digunakan untuk menetapkan ketebalannya? Berikut adalah penjelasannya.

Pertimbangan Utama Dalam Menetapkan Ukuran Ketebalan Railing Kaca

Pada umumnya penggunaan kaca untuk railing adalah semakin tebal semakin baik. Semakin tebal kaca yang digunakan tentu memiliki korelasi juga dengan kekuatan yang dimiliknya. Ketebalan kaca yang cukup tentu memiliki ketahanan yang lebih terhadap potensi benturan yang berisiko dapat memecahkannya.

Akan tetapi dalam hal menetapkan ketebalan untuk kaca railing, setidaknya ada dua pertimbangan yang biasa dilakukan. Dua pertimbangan tersebut antara lain adalah;

Tempat Penempatan Kaca Railing

Pertimbangan pertama yang perlu diperhatikan adalah dimana kaca railing ini akan ditempatkan? Apakah di sisi tangga sebagai pagar sisi luar tangga yang sekaligus juga berfungsi sebagai pegangan, atau kah pada sisi balkon lantai atas rumah bertingkat yang akses kepada keterbukaan jauh lebih besar. Atau kah pada kondisi tertentu, digunakan sebagai railing void yang mengharuskannnya memiliki akses view ke bagian bawah seperti pada mall atau department store.

Dengan mengetahui tempat dimana kaca railing akan diposisikan, ketebalan ideal dapat ditetapkan. Selain itu tinggi railing juga dapat diperhitungkan berdasarkan aspek keamanan, kenyamanan dan juga estetika. Namun pada umumnya untuk rumah minimalis, ketebalan minimal dari kaca untuk railing adalah 12 milimeter. Ketebalan ini dianggap sudah cukup mengakomodasi potensi risiko yang ada di sekitarnya.

Potensi Risiko Sekitar Kaca Railing Digunakan

Dengan memperhitungkan aneka risiko yang dapat terjadi pada areal dimana kaca railing digunakan, ketebalan kaca dapat dirumuskan lebih akurat. Railing yang ditempatkan sebagai pagar batas tepi tangga tentu memiliki risiko yang lebih sedikit dibandingkan railing yang digunakan sebagai pagar batas balkon. Atau pada kasus lain, railing void tentu saja memiliki risiko yang sama besar dengan railing pagar untuk rumah bertingkat, dan sebagainya.

Kesimpulannya dalam menetapkan ketebalan railing kaca adalah dengan menghitung potensi risiko dan penempatannya. Ada pun ukuran yang paling umum digunakan adalah 12 centimeter minimal. Sementara tinggi pada banyak bidang adalah berkisar pada ukuran 90 centimeter sampai dengan 120 centimeter.

Tips Memilih Kusen yang Paling Tepat dengan Desain Rumah

Tips Memilih Kusen Rumah

Berbicara soal bagian rumah memang tidak akan ada habisnya. Selalu ada saja sisi detil rumah yang harus kamu perhatikan sebagai empunya rumah. Salah satu yang terpenting dari sebuah rumah yang wajib mendapatkan perhatian adalah kusen pada pintu atau jendela. Kusen adalah bingkai yang menjadi penghubung antara pintu atau jendela dengan dinding rumah. Bahannya bervariasi, ada yang suka menggunakan kusen aluminium dan ada pula yang lebih suka dengan kusen kayu. Lalu, bagaimana cara untuk memilih kusen yang paling tepat dengan desain rumah? Simak ulasannya berikut ini!

5 Tips Jitu Dalam Memilih Kusen untuk Rumah

Tips Memilih Kusen Rumah

Keberadaan kusen tidak bisa dipandang sepele loh. Jika kamu salah dalam memilih kusen, bukannya rumahmu tambah bagus, malah yang ada terkesan makin tidak serasi. Bingkai jendela atau pintu yang terdapat di rumah sebisa mungkin harus “menyatu” dengan desain rumah. Nah, inilah yang menjadi tantangan bagi banyak orang bahwa menemukan kusen yang tepat itu bukanlah perkara yang mudah. Jika kamu termasuk dari mereka yang masih bingung cara memilih kusen yang terbaik, ikuti 5 tips jitu berikut ini!

1. Memastikan Ukuran Terlebih Dahulu

Mau pakai kusen aluminium ataupun kusen kayu, aturan pertama tetaplah sama, yaitu kamu harus memastikan ukurannya terlebih dahulu. Bingkai jendela atau pintu yang nantinya terpasang jangan sampai ukurannya melebihi atau kurang dari ukuran sewajarnya. Saat membangun rumah, pasti lubang seperti pintu atau jendala sudah mendapatkan perhitungan yang tepat. Ukuran itulah yang menjadi dasar dalam menentukan ukuran kusen. Bisa kebayang kan gimana jeleknya jika ukuran kusen yang kamu beli dan pasang tidak pas dengan lubang yang tersedia.

2. Pilih Bahan Kusen yang Terbaik

Bahan baku kusen ada banyak jenisnya. Tapi, yang biasanya dipakai banyak orang adalah bahan kayu dan aluminium. Kedua bahan tersebut dinilai memiliki daya tahan yang baik serta dapat menambah keindahan bagi rumah. Tentu saja soal pemilihan bahan ini sangat bergantung pada seleramu, apakah kamu lebih menyukai bahan kayu atau justru aluminium. Bila kamu bingung, coba deh pertimbangkan kembali kira-kira kamu ingin rumahmu memiliki tema seperti apa. Bila kamu menginginkan rumah dengan tema yang modern-minimais, maka bahan aluminium sangat direkomendasikan.

3. Tentukan Model yang Sesuai

Model kusen yang terdapat di pasaran sangat beragam. Namun, pada intinya, kamu hanya perlu memilih mana model bingkai yang pas dengan desain rumahmu. Ada bingkai yang cendering tebal, tipis, atau mengombinasikan keduanya. Urusan model kusen ini memang agak membingungkan. Yang kamu perlukan adalah membayangan saat model kusen tertentu sudah terpasang, apakah kusen tersebut bisa sesuai dengan desain rumah atau tidak.

4. Perhatikan Warna Kusen

Setelah memilih model yang tepat, berikutnya adalah pilih warna yang sesuai. Model yang bagus tanpa ditunjang dengan warna yang pas adalah kesia-siaan. Kamu bisa memilih warna kusen yang selaras dengan warna dominan pada rumahmu atau memberikan warna yang cenderung gelap untuk menampilkan kesan “tegas”. Jangan terlalu pusing saat memilih warna. Yang terpenting, pilihlah warna yang cocok dengan warna dan desain rumah kamu.

5. Jangan Segan Berkonsultasi

Bila kamu masih terus menerus bingung memilih kusen yang paling pas dengan desain rumah, maka lakukan tips terakhir ini, yaitu berkonsultasilah dengan orang lain. Tanyakan orang yang sudah berpengalaman memilih kusen rumah. Bila perlu, konsultasikan hal ini kepada ahli konstruksi untuk mendapatkan masukkan yang terbaik. Dengan cara ini, kamu akan mendapatkan rekomendasi kusen yang paling tepat.

Desain Dinding Shower Box yang Elegan

Desain Dinding Shower Box yang Elegan

Kamar mandi adalah sebuah ruangan yang sangat privasi dan sudah seharusnya didesain sebaik mungkin agar membuat orang yang berada di dalamnya merasa nyaman dan tidak jijik. Penataan dan pilihan interior harus benar-benar dipertimbangkan dengan matang agar area kamar mandi terlihat rapi dan elegan. Berbagai macam konsep bisa kamu terapkan. Tetapi, jika kamu khawatir karena kamar mandimu tidak memiliki banyak ruang alias sempit, kamu bisa menggunakan alternatif lain yakni shower box.

Banyak sekali yang menginginkan sebuah kamar mandi yang memberikan kesan mewah tetapi tidak membuat rumah semakin sempit. Dengan adanya shower box yang kini mulai banyak diminati oleh banyak orang hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil diwujudkan. Khususnya bagi mereka yang tidak memiliki lahan luas untuk kamar mandi model bath up. Bagi orang-orang yang tinggal di apartemen, penggunaan kamar mandi jenis shower box dinilai sangat praktis, hemat tempat, lebih privat, dan mudah untuk dipindahkan.

Inspirasi Desain Dinding Shower Box

Jika memutuskan untuk menggunakan shower box, bukan berarti kamu tidak bisa mempercantiknya. Shower box bisa kamu desain sesuai dengan keinginan pada bagian dindingnya. Nah, berikut inspirasi desain shower box agar kamar mandimu terlihat lebih elegan dan membuat nyaman :

1. Desain shower box berdinding marmer

Marmer memberikan kesan yang mewah, cantik dan mahal. Gunakanlah agar warna marmer yang terang agar suasana kamar mandimu tidak suram. Selain itu, penggunaan marmer berwarna cerah akan terlihat bersih.

2. Shower box berdinding mozaik

Desain dinding shower box mozaik ini terlihat sangat artistik. Kamu bisa memilih warna keramik sesuai keinginanmu. Corak mozaik tidak terlihat membosankan jika terus-menerus dipandang. Sebaliknya, desain mozaik akan membuat shower box milikmu tampak indah.

3.Shower box dengan tampilan batu bata yang terekspos

Membiarkan dinding terekspos sehingga menampakkan corak batubata bisa menjadi salah satu pilihan ide. Shower box dengan konsep ini akan terlihat sangat natural Namun, konsep ini membutukan tukang yang khusus sebab, nantinya dindingmu akan sering terkena air dan cipratan sabun. Jika tidak didesain dan dibangun dengan benar, maka bisa jadi batu bata yang digunakan akan keropos dan berlumut.

4. Shower box berdinding batuan alam

Jika ingin suasana kontemporer dan menyatu pada alam maka, kamu bisa menggunakan bebatuan alam di dinding shower box milikmu. Selain itu, jenis batu alam banyak ragam yang bisa dijadikan pilihan. Jika kamu menerapkan konsep ini dijamin suasananya adem dan sangat nyaman.

5. Shower box berdinding kayu

Konsep rustic dengan menggunakan kayu sebagai dinding shower box adalah sesuatu yang menarik. Konsep seperti ini banyak diminati karena suasana yang didapatkan terkesan hangat. Masuk ke dalamnya kamu akan merasa seolah sedang mandi di area pedesaan.

6. Shower box dengan dinding berupa tanaman hidup

Konsep yang satu ini sering disebut dengan konsep vertical garden. Penerapannya memang agak sulit sebab menggunakan elemen tanaman yang hidup. Tanaman selain membutuhkan air juga membutuhkan cahaya. Jika tukangnya tidak benar-benar handal, maka bisa saja tanaman-tanaman tersebut malah membusuk di shower box milikmu. Konsep hutan tropis yang kamu inginkan akan gagal.

Jadi, konsep seperti apa yang akan kamu terapkan? Ingat apapun konsep yang kamu ingin terapkan ahrus dibarengi dengan pembersihan secara rutin agar kamar mandi tetap bersih dan sedap dipandang mata.

 

5 Kelebihan dari Plafon Akustik yang Sangat Menguntungkan!

Kelebihan dari Plafon Akustik

Dalam suatu hunian, atap merupakan elemen paling penting yang harus diperhatikan kualiatasnya. Untuk memiliki atap yang kuat, pemilihan plafon harus dilakukan dengan matang dan tidak boleh sembarangan. Dari sekian banyak jenis plafon, plafon akustik merupakan salah satu jenis yang sangat populer. Bukan tanpa alasan, kehadirannya banyak memberikan manfaat yang sangat menguntungkan.

Selain karena harganya yang terjangkau, plafon jenis akustik ini terbuat dari bahan berkualitas tinggi berupa mineral rockwool. Seperti yang kita tahu, bahan rockwool sendiri merupakan bahan yang memiliki serat sangat kuat. Tak heran, penggunaan plafon jenis akustik mampu bertahan sangat lama hingga puluhan tahun lamanya.

Bagi Anda yang masih bingung untuk menentukan jenis plafon yang tepat, maka plafon jenis akustik ini dapat menjadi rekomendasi yang tepat untuk Anda. Untuk mengenal plafon ini lebih jauh, berikut beberapa kelebihan yang dimilikinya. Diantaranya adalah sebagai berikut!

5 Kelebihan dari Plafon Akustik

1. Dapat Dipasang Pada Beragam Kerangka

Kelebihan dari Plafon Akustik

Plafon jenis akustik bersifat fleksibel dan tidak mudah rapuh, salah satu kelebihan yang sangat menguntungkan dari plafon ini yaitu mudah untuk dipasang dalam berbagai kerangka. Mulai dari kerangka kayu, metal, atau bahkan kerangka besi semuanya akan sangat memungkinkan untuk dijadikan sebagai pondasi dari plafon akustik ini. Dengan demikian, Anda pun tak perlu repot harus membuat kerangka dengan material khusus.

2. Memiliki Kemampuan untuk Meredam Suara dengan Baik

Kelebihan dari Plafon Akustik

Dalam beberapa kondisi, banyak ruangan yang membutuhkan suasana yang tenang dan terbebas dari kebisingan. Terbuat dari mineral rockwol, plafon jenis akustik memiliki kelebihan yang tidak dimiliki jenis plafon lain. Dan kelebihannya yakni adalah mampu meredam suara dengan sangat baik di setiap ruangan.

Tak jarang, kehadiran plafon jenis akustik ini sangat dibutuhkan dalam beberapa ruangan khusus seperti ruangan perpustakaan, ruangan kerja, ruangan studio musik, ruangan auditorium dan beberapa ruangan lainnya yang harus terbebas dari kebisingan.

3. Berbobot Ringan

Berbeda dari jenis plafon lain, plafon jenis akustik memiliki bobot yang ringan. Dengan bobotnya yang ringan, plafon ini sangat mudah untuk dipasang dan diposisikan sesuai dengan kebutuhan. Meskipun memiliki bobot yang ringan, plafon ini memiliki lapisan yang sangat padat dan keras. Anda pun tak perlu khawatir plafon akan mudah rusak dan rapuh. Dalam pemakaian jangka panjang, plafon ini bahkan tidak akan mengalami perubahan bentuk ataupun warna.

4. Memiliki Desain yang Simpel dan Elegan

Kelebihan dari Plafon Akustik

Selain memiliki kemampuan untuk meredam suara, plafon akustik memiliki tampilan desain yang simpel dan elegan. Penggunaannya di dalam suatu ruangan akan menjadikan interior suatu ruangan semakin terlihat cantik dan sedap untuk dipandang mata. Bahkan di daerah perkotaan, hampir setiap hunian sudah menggunakan plafon jenis akustik di dalam setiap ruangannya. Desainnya yang simpel dan elegan, selalu cocok untuk dipadukan dengan berbagai konsep interior ruangan.

5. Kuat dan Anti Karat

Kelebihan dari Plafon Akustik

Dalam pemakaian untuk jangka panjang, plafon jenis akustik ini dijamin akan sangat menguntungkan. Anda tidak akan direpotkan untuk melakukan serangkaian perbaikan dikemudian hari. Berbeda dengan jenis plafon lainnya, plafon ini memiliki kekuatan yang lebih ekstra dan tahan terhadap korosi. Saat terkena rembesan air, lapisannya akan bekerja sebagai proteksi sehingga air tidak akan merusak lapisan plafon. Dengan demikian, Anda pun tak perlu khawatir plafon akan mudah terjadi kerusakan seperti retak ataupun rapuh. Kekuatannya bahkan akan mampu bertahan hingga puluhan tahun lamanya.

Mudah dan Praktis! Inilah Kiat Paling Tepat Menjaga Kebersihan Vertical Blind

Kiat Paling Tepat Menjaga Kebersihan Vertical Blind

Beragam jenis tirai kini sangat variatif dengan keunggulannya masing-masing. Salah satu jenis tirai yang kini sangat populer di kalangan masyarakat adalah vertical blind. Sekilas tirai modern ini memiliki fungsi yang sama dengan jenis tirai lain seperti gorden kain dan sejenisnya. Namun ada beberapa perbedaan khusus yang ternyata membuat tirai blind jauh lebih digemari oleh masyarakat. Tak heran, saat ini hampir setiap hunian dan bangunan di perkotaan pasti sudah menggunakan tirai modern ini disetiap jendela ruangannya.

Meski memiliki desain yang modern, namun dalam hal kebersihan tirai ini memiliki kesamaan dengan tirai-tirai lain pada umumnya. Untuk menjaganya kebersihannya, Anda harus melakukan beberapa hal penting yang tidak boleh terlewatkan. Tak perlu bingung dan khawatir, dalam menjaga kebersihannya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Anda hanya perlu melakukan beberapa kiat tepat seperti yang akan dijelaskan berikut ini!

Kiat Menjaga kebersihan Vertical Blind

Mudah dan praktis, untuk menjaga kebersihan pada jenis tirai yang satu ini, Anda harus melakukan beberapa hal sederhana. Seperti yang kita tahu, kebersihan selalu menjadi faktor utama yang akan menentukan kualitas suatu material. Maka jagalah kebersihannya secara tepat dan optimal dengan kiat-kiat berikut ini!

1. Lakukan Pembersihan Secara Rutin

Kiat Paling Tepat Menjaga Kebersihan Vertical Blind

Menjaga kebersihan tirai jenis blind sangatlah mudah dan praktis, Anda hanya perlu membersihkannya secara rutin. Anda bisa membersihkannya setiap hari atau setiap dua hari sekali, dengan demikian tirai blind Anda dijamin akan selalu terhindar dari debu dan kotoran yang menempel. Jangan biarkan ada kotoran atau debu yang menempel sedikit pun, karena jika dibiarkan semakin lama kotoran tersebut akan berkerak dan sulit untuk dihilangkan.

Jika sudah seperti itu, tirai akhirnya akan terlihat sangat buruk dan lapisan materialnya menjadi keropos. Maka dari itu, rajinlah untuk melakukan pembersihan pada tirai blind secara rutin.

2. Bersihkan Tirai dalam Kondisi Tertutup

Hal lain yang tidak boleh Anda lupakan dalam menjaga kebersihan vertical blind, yaitu selalu menjaga keualitasnya. Dalam melakukan pembersihan, biasakan untuk melakukannya dalam kondisi tirai tertutup. Hal ini sangat penting karena dengan kondisi tertutup, Anda akan semakin mudah untuk menghilangkan kotoran dan debu secara menyeluruh tanpa harus menekan atau merusak kerangka tirai. Dengan posisi tirai tertutup, kotoran dan debu yang menempel juga akan hilang secara keseluruhan tanpa tersisa sedikitpun.

3. Gunakan Alat yang Lembut Atau Mesin Penyedot Debu

Menjaga kebersihan tirai blind tidak sama dengan tirai yang terbuat dari kain. Anda harus menggunakan alat yang lembut agar kotoran benar-benar dapat hilang. Jangan pernah menggunakan sikat atau bahan-bahan bertekstur kasar lainnya, gunakanlah kain lap sejenis kanebo atau yang terbuat dari bahan katun. Jika ingin lebih praktis, Anda juga bisa menggunakan mesin penyedetot debu.

4. Sesekali Bersihkan dengan Cairan Pembersih Khusus

Kiat Paling Tepat Menjaga Kebersihan Vertical Blind

Membersihkan tirai ini tidak akan cukup jika hanya menghilangkan debu dan kotoran yang terlihat saja. Sesekali Anda bisa membersihkannya dengan cairan pembersih khusus sehingga tirai benar-benar bersih dan terlihat kinclong seperti baru. Anda bisa menggunakan cairan pembersih kaca atau dengan bahan alami seperi air perasan lemon. Anda bisa menyemprotkannya pada permukaan tirai yang sebelumnya sudah dibersihkan dari debu dan kotoran. Jangan lupa, setelah cairan pembersih disemprotkan Anda harus mengelapnya secara perlahan menggunakan kain lap yang lembut.

Lakukan ini setiap satu minggu sekali, dijamin tirai blind tidak hanya sekedar bersih namun permukaannya akan tampak kinclong seperti baru.

Berbagai Aksesoris Gorden Beserta Fungsinya

Gorden atau tirai adalah salah satu komponen penting yang ada pada jendela rumah. Adanya tirai membuat jendela tampak lebih estetis jika dipandang dari bagian dalam rumah.

Aksesoris Gorden

Tampaknya, gorden hanyalah seperti tirai biasa. Padahal ada berbagai elemen tirai yang harus ada demi mendukung fungsinya. Apa saja aksesoris tirai serta fungsinya? Temukan jawabannya pada uraian di bawah.

Berbagai Aksesoris Gorden Beserta Fungsinya

Keindahan tirai jendela merupakan hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi ruang yang sering digunakan untuk menerima tamu. Jika anda pergi ke toko tirai, pasti anda akan dihadapkan berbagai pilihan mengenai jenis tirai yang dibeli.

Selain itu, anda juga bisa memilih aksesoris untuk gorden rumah. Berikut ini berbagai aksesoris untuk tirai beserta fungsinya :

1. Batang tirai / rel tirai

Bagi kalian yang ingin membeli tirai, aksesoris yang satu ini tidak boleh kalian lewatkan. Batang tirai merupakan alat yang dibentuk dan bisa digunakan untuk menggantungkan kain gorden murah. Alat yang satu ini sering disebut dengan pipa tirai.

Bahan-bahan pembuatan batang atau rel tirai tersebut beragam, ada yang terbuat dari alumunium ataupun kayu.  Tanpa adanya batang tirai, kain tirai tidak akan bisa menutupi keseluruhan jendela.

2. Smoke ring / cincin tirai

Adanya batang tirai pasti memerlukan cincin yang dipasang pada badan tirai. Cincin tirai ini diperlukan untuk mengaitkan tirai kepada batang tirai. Smoke ring berbentuk bundar dan berdiameter kecil hingga sedang. Biasanya, ukuran cincin untuk tirai disesuaikan dengan lingkar rel tirai.

3. Tassel / tali tirai

Jika anda pergi ke toko gorden, pasti anda akan melihat berbagai model tirai. Mulai dari yang kecil hingga besar, yang tipis hingga tebal, dan terbuat dari berbagai jenis bahan. Jika tirai-tirai tersebut hanya digantungkan pada rel, maka akan cukup mengganggu pemandangan.

Oleh karena itu tassel adalah aksesori tirai yang sangat perlu untuk kalian beli di toko. Bentuk tassel cukup beragam. Ada yang berupa selembar kain persegi panjang dengan kaitan di kanan kirinya, ada juga yang berbentuk seperti tali dengan rumai-rumbai yang estetis.

4. Rel vitrage

Selain rel tirai, ternyata rel vitrage juga masih dipergunakan hingga saat ini. Bentuk dari rel vitrage bisa dibilang sebagai pendahulu rel tirai. Bentuknya lebih sederhana, dan biasanya terbuat dari alumunium. Selain itu, model tirai yang dipergunakan untuk jenis rel seperti ini adalah model plisket maupun vitrage.

5. Hook / gantungan tassel

Pada tirai terdapat tassel iyang berfungsi untuk mengikat tirai agar ringkas. Lalu, tassel tersebut di ikatkan pada hook atau gantungan tassel. Dengan adanya aksesoris tirai yang satu ini, maka tassel dan tirai tidak mudah terurai. Selain itu, adanya hook membantu menyibak tirai agar tidak mudah menutupi bagian jendela.

6. Brucket tirai

Adanya brucket pada tirai biasanya berfungsi untuk penahan rel tirai. Bentuk dari brucket ini juga beragam. Dan yang termasuk dalam jenis-jenis brucket yaitu brucket U, short, dan long.

7. Kawat tirai

Adanya kawat tirai biasanya dipergunakan bagi tirai yang berjenis vitrage. Fungsi dari kawat tirai adalah untuk menggantungkan tirai pada roda tirai yang di pasang pada rel.

Nah, berbagai aksesoris gorden di atas memiliki fungsi tersendiri yang begitu diperlukan keberadaannya. Jika anda membeli tirai, perhatikan jug aksesoris yang dibutuhkan agar nantinya tirai bisa di pasang dengan baik.