Category Archives: Mekanikal & Elektrikal

Beragam Jenis Kabel Cctv Yang Wajib Kamu Ketahui!

Beragam Jenis Kabel Cctv

Kemajuan teknologi membuat semua hal yang awalnya terasa tidak mungkin menjadi sebuah kenyataan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Seperti contohnya petugas tiket yang biasanya melayani pemesanan keperluan parkir motor atau menonton film diwilayahmu kini sudah tergantikan oleh teknologi Artificial Intellegence atau AI berupa mesin yang dapat merespon sesuai dengan cara kerja manusia. Bagaikan dua sisi koin, kemajuan teknologi ini merupakan hal yang mempermudah sekaligus mempersulit umat manusia. Dengan digantikannya tenaga manusia dengan teknologi membuat menumpuknya Sumber Daya Manusia yang berakibat pada meluasnya jumlah pengangguran di negara ini.

Beberapa Jenis Kabel Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Memasang CCTV!

Namun, untuk perihal keamanan tentunya merupakan hal yang berbeda, ya. Beberapa orang mungkin tidak memiliki budget yang cukup untuk meningkatkan keamanan rumah ataupun kanto mereka dengan menggunakan jasa layanan manusia yaitu satpam, mengingat pengeluaran yang dikeluarkan tiap bulannya tidaklah sedikit. Namun, berkat bantuan teknologi kamu dapat meningkatkan keamanan rumah kamu hanya dengan menggunakan satu alat, yaitu CCTV! Closed Circuit Television atau CCTV memiliki pengertian berupa sinyal yang bersifat tertutup, tentunya sangat berbeda dengan televisi yang sifat sinyalnya dapat dinikmati oleh semua orang. CCTV merekam dan kemudian mengirimkan sinyal tersebut dalam suatu alat yang sudah ditentukan oleh pemiliknya, rekaman bisa ditayangkan dalam layar komputer, televisi ataupun smarphone. Namun, bagaimana ya cara memasang instalasi listrik yang satu ini? Adakah kabel-kabel penting yang diperlukan dalam proses pemasangannya? Mari bersama-sama kita simak artikel berikut ini.

1. Kabel SATA

Kabel Serial Advanced Technology Attachment atau yang biasa dikenal dengan SATA ini merupakan kabel pertama yang dipasang saat hendak menyambungkan Digital Video Recorder (DVR) ke dalam hard disk. Fungsi dari kabel SATA sendiri adalah menjembatani atau sebagai alat transfer data antara motherboard dan media penyimpan data, seperti salah satunya adalah hard disk itu sendiri.

2. Kabel Coaxial

Setelah pemasangan kabel SATA dilakukan, tahapan selanjutnya adalah memasang kabel untuk dapat menempuh jarak yang jauh, yaitu dengan kabel Coaxial. Kekurangan dari kabel ini adalah membutuhkan beberapa kali penarikan kabel apabila ingin mencapai preferensi yang diinginkan, dan juga kabel ini belum memiliki konektor sehingga diperlukan alat bantu penghubung untuk memaksimalkan performanya. Untuk pemasangan kabel yang satu ini, mungkin bantuan dari kontraktor ME sedikit banyak dapat mempermudah kamu.

3. Kabel Power

Power Cable atau Kabel Power keberadaanya jauh lebih mempermudah dibandingkan dengan kabel Coaxial, pemasangan salah satu komponen instalasi listrik yang satu ini cukup menggunakan tambahan konektor DC atau dapat juga menggunakan kabel adaptor yang sudah ada atau merupakan bawaan dari kamera yang telah dimiliki. Kekurangan dari kabel ini kurang lebih sama dengan kabel Coaxial, yaitu dibutuhkannya alat konektor tambahan utnuk memaksimalkan performanya, namun alat yang digunakan untuk pemasangan jauh lebih simple apabila dibandingkan dengan kabel Coaxial.

Itulah beberapa komponen kabel penting yang wajib kamu ketahui apabila hendak memasang CCTV di kantor maupun di rumah. Apabila pemasangan terasa sulit dan dalam kuota yang banyak disarankan untuk menghubungi kontraktor ME yang terpercaya untuk melakukannya. Kemajuan teknologi bukanlah hal yang selamanya dapat dianggap buruk, pentingnya melihat segala sesuatu dari dua sisi dapat membuat kehidupan jauh lebih seimbang dan terarah. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, salam sejahtera.

Hindari Kebakaran! Penting Memahami Berbagai Aksesoris Hydrant

Everything that too much, could be a disaster. Air yang terlalu banyak akhirnya menjadi banjir dan membuat kegiatan tertunda atau bahkan menyebarkan penyakit. Begitu pula kalau api yang terlalu besar melahap lingkungan sekitar maka perlu adanya alat pemadam kebakaran yang biasa ditemui dengan berbagai macam bentuk di sisi-sisi ruangan atau sisi jalan. Berwarna merah, membuat sumber pemadam kebakaran bisa ditemukan dengan mudah.

Macam-Macam Aksesoris Hydrant

Memahami Berbagai Aksesoris Hydrant

Salah satu penjagaan dalam sebuah bangunan adalah adanya sumber untuk pemadam api kebarakan yang bisa ditemui dengan nama Fire Hydrant. Untuk mengatasi kebakaran, ada beragam aksesoris yang masing-masing memiliki koneksi untuk memadamkan api yang berkobar.

1. Hydrant Pillar

Memompa air dari tendon merupakan salah satu cara efektif yang bisa dilakukan. Tandon air yang memiliki jumlah air yang besar mampu mengaliri air pada sumber kebakaran. Aksesoris pemadam kebakaran yang satu ini merupakan salah satu jaringan output yang mampu mengalirkan air dari tandon sehingga air untuk memadamkan api kebarakan keluar dalam jumlah yang banyak. Usually, aksesori pemadam kebakaran yang satu ini dapat ditemui disekitar jalan raya.

2. Fire Hose

Layaknya pipa, Fire Hose merupakan salah satu aksesoris dari sumber pemadam kebakaran. Air dari pillar akan dihantarkan menggunakan aksesoris yang satu ini menuju tempat terjadinya kebakaran. Biasanya, selang pemadam air untuk memadam kebakaran ini memiliki panjang hingga 30 meter agar dapat menjangkau titik dari jauh atau tingga. That way, penggunanya tidak akan terlalu merasa panas karena bisa digunakan dari jarak aman.

3. Valve

Air yang dikeluarkan pillar, diatur dengan Valve. Berbentuk seperti katup atau biasa disebut keran, air bisa di buka sesuai kebutuhan menggunakan aksesoris pemadam kebakaran yang satu ini. It is easier to say that, pengaturan pengeluaran jumlah air ini cara kerjanya sama dengan keran air pada umumnya yang digunakan untuk mencuci dalam kebutuhan rumah tangga.

4. Hydrant Box

Also important, aksesoris yang satu ini biasanya terletak berdampingan dengan pillar. Box ini digunakan untuk segala aksesoris untuk memadam kebakaran. That’s because all of them are connected, maka akan lebih mudah menemukannya bila berada pada satu kotak yang sama. Lebih mudah dicari dan mempercepat proses pemadaman api. Selain itu juga untuk menjaga aksesoris agar tetap dalam kondisi baik saat hendak digunakan.

5. Siamese Connection

Harus ada banyak opsi saat menangi suatu genting. Jika air tendon habis, maka bisa menggunakan Siamese Connection ini yang berfungsi untuk menyalurkan semua aksesoris merah ini dari mobil pemadam kebakaran. Sehingga, ada pasokan air yang lebih banyak untuk menunjang pemadaman api yang lebih cepat dan efisien.

6. Nozzle

Aksesoris yang satu ini berbentuk seperti corong. Gunanya, untuk memfokuskan aliran air yang dipancarkan menuju sumber api.  Biasanya terdapat pada ujung-ujung selang dikendalikan oleh para pemadam kebakaran.

7. Hose Rack

Selang untuk memadamkan api merupakan selang yang cukup panjang. Karenanya, bisa menjadu sulit jika tida memiliki tempat penyimpanan. Selain itu, Hose Rack juga sangat berguna untuk merapikan selang sehingga saat digunakan selang bisa dengan mudah dikeluarkan tanpa adanya hambatan yang berarti.

Adanya beragam aksesoris penanggulangan kebakaran ini di desain khusus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Proteksi terhadap keselamatan masyarakat harus selalu menjadi top priority. Hydrant akan selalu ditemukan di berbagai tempat yang Anda kunjungi.