Tak Usah Panik, Atasi Plafon yang Jebol dengan 3 Cara Ini!!

Memasuki musim hujan tidak heran jika banyak dampak buruk yang ditimbulkan. Masyarakat harus lebih sigap ketika musim hujan datang. Mulai dari rentan penyakit, bencana banjir, longsor, serta yang masalah yang paling sering ditemui seperti bocornya atap rumah.

Atap rumah yang bocor adalah masalah yang tidak bisa disepelekan. Akibat atap yang bocor, banyak masalah bisa ditimbulkan. Apalagi bagi orang-orang dengan rumah kelas menengah ke bawah. Biasanya kualitas bangunan tersebut cenderung lebih rendah dari pada spesifikasi yang ditawarkan atau standar yang ditentukan. Tidak heran, sebab developer perumahan selalu menginginkan keuntungan yang banyak sehingga mengurangi kualitas standar. Masalah yang paling sering ditemui ketika atap bocor adalah rusaknya plafon rumah.

Saat ini berbagai bangunan menggunakan plafon sebagai batas antara ruangan dan atap rumah. Salah satu fungsinya adalah menghindari kebocoran langsung dari atap. Bahan plafon pun beragam, mulai dari kayu, gypsum, hingga plafon akustik yang masih jarang dipakai di rumah pada umumnya. Plafon akustik biasanya dipakai di tempat umum, seperti sekolah, kantor, dan hotel. Salah satu keuntungan plafon akustik adalah dapat meredam suara dari luar, sehingga kondisi ruangan lebih tenang. Dengan keuntungan tersebut, toko-toko mulai menjual harga plafon akustik murah.

Mengatasi Plafon Rumah yang Jebol

Mengatasi Plafon Rumah yang Jebol

Selain plafon akustik, bahan umum yang sering dipakai di rumah adalah plafon gypsum. Plafon gypsum memiliki permukaan yang halus, terlihat tanpa sambungan. Proses pengerjaannya pun lebih cepat, mudah diperbaiki, dan lebih mudah diperoleh di toko bangunan. Sayangnya, plafon gypsum juga dikenal tidak tahan terhadap air, sehingga mudah rusak saat atap bocor atau rembesan air. Salah satu kerusakan yang ditimbulkan plafon gypsum adalah tiba-tiba ambruk begitu saja. Jika hal ini terjadi di dalam rumah, tentu dapat membahayakan anggota rumah lainnya.

Tidak hanya atap bocor atau rembesan air, plafon gypsum juga mudah rusak jika terlalu banyak terpapar uap air. Untuk mencegah kemungkinan plafon yang ambruk, maka lebih baik kita memperhatikan kondisi atap rumah, terutama bagi pemilik yang menggunakan plafon gypsum:

  • Perhatikan secara teliti apakah ada rembesan air atau tidak. Rembesan air ini biasanya ditandai dengan warna kuning atau bintik-bintik hitam di bagian luar. Bila ditemukan indikasi rembesan air, maka sesegera mungkin perbaiki sumber rembesan tersebut. Jangan sepelekan rembesan air karena dapat membuat plafon gypsum menjadi lapuk.
  • Rabalah kondisi permukaan gypsum dengan tangan. Pastikan kondisinya masih keras. Jika tidak keras, maka ada indikasi terjadi kebocoran. Bila tangan tidak mampu menjangkau plafon, dapat menggunakan gagang sapu untuk memastikan keras tidaknya plafon tersebut.
  • Bagi rumah yang rangka atapnya terbuat dari baja ringan, biasanya menggunakan besi hollow sebagai kerangka. Sebaiknya pemilik rumah memiliki akses untuk melihat besi hollow untuk memastikan kondisinya. Besi hollow saat ini mudah sekali keropos sehingga mendukung ambruknya plafon gypsum.

Pemilihan bahan dasar plafon sebenarnya juga menjadi salah satu langkah penting agar tidak mudah ambruk. Plafon akustik menjadi alternatif untuk digunakan di rumah. Banyak jasa pasang plafon akustik seperti di Sekatpartisi.com, sehingga tidak perlu pusing memikirkan bagaimana cara memasangnya.

Selain mudah meredam suara dari luar, plafon akustik dapat dipasang pada susunan rangka kayu atau bahan metal yang sudah jadi. Proses pemasangannya terbilang cepat. Material yang digunakan lebih ringan, oleh karena itu mudah dipasang, diganti, atau diperbaiki ketika mengalami kerusakan. Itulah sebabnya toko bangunan berani memasang harga plafon akustik murah karena memiliki banyak keuntungan ketika dipasang di berbagai jenis bangunan.

Itulah 3 cara mengatasi sekaligus mencegah plafon yang jebol. Jika suatu saat nanti pemilik rumah menemukan indikasi kerusakan seperti yang telah disebutkan di atas, maka pertimbangkanlah untuk mengganti plafon agar terhindar dari bahaya ambruk secara tiba-tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *