2 Pertimbangan Utama Menetapkan Ukuran Ketebalan Railing Kaca pada Rumah Minimalis

 

Ukuran Ketebalan Railing Kaca pada Rumah Minimalis

Meskipun tidak semua, namun pada umumnya untuk rumah-rumah yang menganut konsep minimalis memperbanyak penggunaan kaca dalam arsitekturnya. Adaptasi kaca ini dapat berupa jendela yang besar dan lebar, pintu dengan kusen alumunium yang sederhana, atau pada beberapa rumah, adalah railing kaca yang digunakan sebagai dinding pelindung sekaligus unsur pokok yang memperkuat kesan elegan dan estetika sebuah rumah minimalis.

Rumah minimalis seperti yang dipahami bersama adalah sebuah rumah yang marak aplikasinya pada masa sekarang ini. rumah minimalis tidak dapat diartikan sebatas rumah sederhana semata. Benar bahwa sebuah konsep rumah minimalis mengedepankan prinsip yang simple, sederhana dan minimal, baik dalam bentuk desain, interior mau pun furniture. Namun demikian rumah minimalis juga tetap mengedepankan kesan elagan dan estetika. Dalam kalimat yang lebih pendek rumah minimalis adalah kombinasi antara kesederhanaan, estetika dan juga modernitas.

Untuk mendapat kesan tersebutlah kemudian, kaca mendapat banyak porsi dalam arsitektur rumah minimalis. Kaca dimanfaatkan pada banyak fungsi, baik untuk fungsi utama sebagai sumber masuknya pencahayaan, atau pun untuk fungsi yang lebih estetis semacam sekat pembatas ruangan, pagar dinding pada tepian tangga, tepian balkon atau yang lazim disebut dengan kaca railing.

Pada umumnya kaca yang digunakan sebagai railing adalah kaca dengan jenisĀ tempered glass yang memang terbukti sangat kuat dan kokoh. Namun demikian, untuk diterapkan sebagai railing, kaca tempered harus memiliki ukuran ketebalan yang tepat. Tanpa perhitungan yang tepat untuk ketabalannya, berbagai skenario risiko yang tidak diinginkan dapat saja terjadi.

Ukuran Ketebalan Railing Kaca pada Rumah Minimalis

Lantas berapa centimeter atau milimeter sebenarnya ukuran ketebalan kaca railing yang tepat? Apa saja pertimbangan yang dapat digunakan untuk menetapkan ketebalannya? Berikut adalah penjelasannya.

Pertimbangan Utama Dalam Menetapkan Ukuran Ketebalan Railing Kaca

Pada umumnya penggunaan kaca untuk railing adalah semakin tebal semakin baik. Semakin tebal kaca yang digunakan tentu memiliki korelasi juga dengan kekuatan yang dimiliknya. Ketebalan kaca yang cukup tentu memiliki ketahanan yang lebih terhadap potensi benturan yang berisiko dapat memecahkannya.

Akan tetapi dalam hal menetapkan ketebalan untuk kaca railing, setidaknya ada dua pertimbangan yang biasa dilakukan. Dua pertimbangan tersebut antara lain adalah;

Tempat Penempatan Kaca Railing

Pertimbangan pertama yang perlu diperhatikan adalah dimana kaca railing ini akan ditempatkan? Apakah di sisi tangga sebagai pagar sisi luar tangga yang sekaligus juga berfungsi sebagai pegangan, atau kah pada sisi balkon lantai atas rumah bertingkat yang akses kepada keterbukaan jauh lebih besar. Atau kah pada kondisi tertentu, digunakan sebagai railing void yang mengharuskannnya memiliki akses view ke bagian bawah seperti pada mall atau department store.

Dengan mengetahui tempat dimana kaca railing akan diposisikan, ketebalan ideal dapat ditetapkan. Selain itu tinggi railing juga dapat diperhitungkan berdasarkan aspek keamanan, kenyamanan dan juga estetika. Namun pada umumnya untuk rumah minimalis, ketebalan minimal dari kaca untuk railing adalah 12 milimeter. Ketebalan ini dianggap sudah cukup mengakomodasi potensi risiko yang ada di sekitarnya.

Potensi Risiko Sekitar Kaca Railing Digunakan

Dengan memperhitungkan aneka risiko yang dapat terjadi pada areal dimana kaca railing digunakan, ketebalan kaca dapat dirumuskan lebih akurat. Railing yang ditempatkan sebagai pagar batas tepi tangga tentu memiliki risiko yang lebih sedikit dibandingkan railing yang digunakan sebagai pagar batas balkon. Atau pada kasus lain, railing void tentu saja memiliki risiko yang sama besar dengan railing pagar untuk rumah bertingkat, dan sebagainya.

Kesimpulannya dalam menetapkan ketebalanĀ railing kaca adalah dengan menghitung potensi risiko dan penempatannya. Ada pun ukuran yang paling umum digunakan adalah 12 centimeter minimal. Sementara tinggi pada banyak bidang adalah berkisar pada ukuran 90 centimeter sampai dengan 120 centimeter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *